London, one day i’ll be there..

Januari 2012 saya melihat video One Direction yang berjudul One Thing di televisi. Video tersebut dibuat di kota London, banyak sudut-sudut kota London yang terlihat di video tersebut. Saat pertama kali melihat video tersebut saya bergumam dalam hati “one day i’ll be there“. Suatu hari saya pasti berada di kota itu. London. Ya, video itu telah membuat saya jatuh cinta dengan kota yang masuk ke jajaran kota termahal ini. Istilahnya love at the first sight. Sejak saat itu saya mulai mencari-cari informasi tentang kota London dan mulai mengkoleksi hal-hal yang berbau London atau Union Jack, bendera United Kingdom (anehnya, saya malah tidak mengkoleksi hal-hal yang berbau bendera Inggris :p)

 

koleksi
Sebagian koleksi London dan Union Jack

 

Juni 2012 , tepatnya tanggal 4,  merupakan perayaan Diamond Queen’s Jubilee yaitu perayaan 60 tahun bertahtanya Ratu Elizabeth II. Ada tiga tingkatan dalam merayakan bertahtanya Ratu Elizabeth II ini, Silver untuk 25 tahun, Golden untuk 50 tahun, dan Diamond untuk 60 tahun. Perayaan Diamond Jubilee ini berlangsung sangat meriah. Ribuan bahkan ratusan ribu orang memenuhi area Buckingham Palace untuk merayakan. Ada banyak artis-artis ternama yang diundang khusus ke London untuk mengisi acara. Saat itu perayaan Diamond Queen’s Jubilee disiarkan di televisi, jadi saya sempat menonton di televisi (kalau saat itu tidak sempat melihat, silakan menonton di sini). Di televisi, banyak sekali sudut-sudut kota London yang ditayangkan. Lagi-lagi, saat menonton, saya bergumam dalam hati “one day i’ll be there” . Suatu hari saya akan berada di kota itu. London. Percaya tidak percaya, kali ini saya sambil menitikkan air mata. Lebay, tapi memang begitu adanya. Lalu saya makin semangat untuk mengkoleksi hal-hal yang berbau London atau Union Jack. Saudara dan teman-teman juga mulai membantu memperbanyak koleksi saya.

 

kue
Kue ulang tahun dari teman

 

Juli 2012, Olimpiade berlangsung di kota London. Saya sangat menantikan pesta olahraga yang berlangsung setiap empat tahun sekali ini. Apalagi kali ini berlangsung di kota London. So excited ! Upacara pembukaan berlangsung tanggal 27 Juli 2012, disiarkan di televisi (silakan menonton di sini) dan tentu saja, sangat meriah! Siapa sangka, band favorite saya, Arctic Monkeys, menjadi salah satu pengisi acara. Dalam rangkaian acara Olimpiade ini, banyak cuplikan-cuplikan mengenai kota London dan…ya, saya kembali bergumam dalam hati “one day I’ll be there” sambil menitikan air mata.  Saya juga sering ikut kontes yang berhadiah tiket berlibur ke London, tapi apa daya, keberuntungan belum berpihak.

 

london.jpg
Dukungan dari keluarga dan teman saat mengikuti kontes berhadiah liburan ke London.

 

9 Oktober 2014 adalah hari surat menyurat internasional. Kebetulan tahun 2014 adalah tahun di mana saya memulai hobi baru saya yaitu berkirim kartu pos. Akhirnya saya memutuskan untuk berkirim surat ke… Ratu Elizabeth II ! Kita bisa berkirim surat untuk Ratu Elizabeth dan nanti akan dibalas, walaupun tidak dibalas langsung oleh sang Ratu, melainkan oleh asisten pribadi beliau.  Saya mengirimkan surat yang berisi tentang mimpi saya untuk bisa pergi ke London, dan saya juga bercerita tentang saya sering ikut kontes yang berhadiahkan liburan ke London, tapi tidak pernah menang. Berharapnya sih sang Ratu terharu lalu mengirim tiket pesawat gratis ke saya haha. Sebulan kemudian, saya menerima balasan surat dari Buckingham Palace. Senang sekali rasanya mendapat balasan walaupun bukan Ratu sendiri yang membalas.

DSC09475.JPG
surat balasan dari Ratu (maaf buram hehe)

Januari 2016.. malam hari kalau tidak salah, di grup whatsapp, ada info tiket error ke London, naik Garuda Indonesia dari Kuala Lumpur hanya 2,5juta one way. Dalam hati saya,  “apakah sekarang saatnya saya mewujudkan mimpi?” Akhirnya saya putuskan untuk membeli tiket tersebut untuk bulan Mei 2016.. Saat itu saya berpikir “ah tiket pulangnya nanti gampang” . Setelah saya membeli tiket lalu saya bergegas mengurus persyaratan visa. Complicated. Ya itulah kesan saya dalam pengurusan Visa UK. Bulan Maret 2016 saya mengajukan visa UK dan melakukan janji temu. Proses pengajuan Visa UK berlangsung selama 15 hari kerja atau 3 minggu termasuk hari libur. Deg-degan rasanya menanti hasil Visa UK ini.

April 2016.. adalah saat yang ditunggu-tunggu. Hasil Visa UK dijadwalkan keluar hari ini. Saya meminta bantuan teman saya yang di Jakarta, untuk mewakili saya mengambil paspor saya. Lalu teman saya mengirimkan paspor lewat JNE. Setelah menunggu selama 2 hari, akhirnya saya menerima paspor saya dan hasilnya…visa UK saya DITOLAK!! Lemas sekali rasanya mengetahui hal ini dan kali ini saya tidak hanya menitikkan airmata tapi menangis kencang. Sejenak saya berpikir “hancur sudah mimpiku” .

 

dsc09476
“surat cinta”

Sangat amat sedih sekali. Itulah perasaan saya saat itu.  Bagaimana tidak, mimpi yang selama ini ingin saya wujudkan harus tertunda. Ter-tun-da. Itulah apa yang dikatakan oleh seorang teman. “Tertunda bukan berarti tidak akan pergi sama sekali kan?” ujarnya. “Ingat lagi awal mulai mimpimu bagaimana” lanjutnya. Bergegas saya menyalakan laptop dan melihat video One Direction – One Thing yang menjadi inspirasi mimpi saya. Melihat lagi suasana kota London di video tersebut. Mengingat lagi kalimat yang saya gumamkan selama ini “One day I’ll be there” Suatu hari saya pasti berada di sana. Sejenak semangat saya kembali muncul! Saya tidak akan menyerah mewujudkan mimpi saya hanya karena visa ditolak. (Lebih lengkap mengenai visa UK yang ditolak akan saya ceritakan di postingan terpisah)

Bulan Juli 2016, saya kembali siap untuk mengajukan visa UK. Berkas-berkas yang kurang lengkap yang menyebabkan visa saya ditolak mulai saya lengkapi. Akhirnya saya beranikan diri untuk mengajukan visa UK kembali. Deg-degan ? Pasti. Rasa takut itu juga pasti ada, karena tidak mau patah hati untuk kedua kalinya. Tiket pesawat sudah terbeli, saya membeli tiket Kuala Lumpur – Amsterdam, kebetulan saat mengajukan aplikasi visa UK, saya sudah lebih dahulu mendapatkan visa Schengen, jadi kalau visa UK ditolak (lagi), paling tidak saya masih bisa menginjakkan kaki di benua Eropa.

Bulan Agustus 2016 hasil visa UK saya sudah bisa diambil. Harap harap cemas rasanya menanti. Saya kembali meminta bantuan seorang teman (beda dengan yang dulu) untuk mengambil paspor saya di VFS (agen yang mengurus pengajuan Visa UK). Siang hari setelah jam makan siang saya mendapatkan pesan di whatsapp dari teman yang membantu mengambilkan paspor saya. Tak disangka tak diduga..teman saya mengirimkan foto Visa UK saya! Yes ! I finally got my UK Visa !! Langsung saya lompat kegirangan. Senang sekali rasanya dan saya menangis saking senangnya. Bukan Dewi namanya, kalau tidak share kebahagiaan di sosial media haha..akhirnya saya posting di Path dan mendapat banyak ucapan selamat dari teman. Mereka ikut senang karena mereka tahu seberapa besar saya menginginkan hal ini. Bahkan saat saya mengetik ini pun, saya senyam senyum sendiri mengingatnya. (Ulasan lengkap mengenai pengajuan visa UK ini akan saya ceritakan di lain waktu)

 

visa.jpg
finally… 🙂

 

Setelah hampir 5 tahun saya bermimpi untuk mengunjungi kota London..akhirnya impian tersebut terwujud. Dream something is not a crime but dont forget put an effort to make it happen, so it will not just be a dream. If you really want something, go get it.  Do not let a failure stops you.

 

*Cerita perjalanan selama di London akan saya posting di postingan mendatang

Leave a comment